Topeng Diatas Panggung Sandiwara


     Sebenarnya saya sendiri bingung dengan apa sejatinya saya. seperti memainkan peran dilayar kaca. saya melakukan lakon yang berbeda beda disetiap drama yang saya bintangi. di drama yang satu saya menjadi pemain dengan lakon yang protagonis/ yg baik baik dan di drama yang lainnya saya memerankan lakon yang antagonis. Maybe itulah yang dinamakan panggung sandiwara layar kaca. Tak hanya di layar kaca atau idiot box (televisi) bahkan didunia yang real tak jarang kita melihatnya dan sudah menjadi tontonan sehari hari. Itulah dunia dan didalam dunia ini adalah panggung sandiwara bagi para selebritisnya.   *just makes me laugh to myself*.


Bermaksud untuk bisa beradaptasi atau semacam melebur dengan orang sekitar dengan memakai topeng di masing masing tempat tersebut ternyata tak semudah yang saya pikirkan. 'Dimana saya berada disitu saya  harus bisa menyesuaikan diri'. itu prinsip yang saya pegang dari dulu sejak mengerti dunia ini. saya berprinsip demikian karena  berasumsi bahwa 'semua orang berbeda beda dan belum tentu perlakuan kita bisa diterima sepenuhnya oleh semua orang'. fisik  boleh di bilang sama (manusia) , makanan sehari hari (untuk orang indonesia) bisa dikatakan sama sama makan nasi dan kapasitas otak manusia rata rata hamper sama. tapi itulah kebesaran Allah SWT menciptakan manusia yang berjumlah banyak dan dengan karakter yang berbeda beda/majemuk.


Layaknya magnet yang mempunyai 2 kutub yaitu positif dan negative. Begitupun dengan hidup ini kita tak bercerita tentang pujian saja. Tapi ada yang dinamakan cercaan, hinaan, ejekan dan lain sebagainya yang merendahkan kita.Misalnya cerita tentang hidup saya dengan  prinsip yang saya teguhkan dari dulu menuai tidak sedikit  kritikan dari teman teman dan orang terdekat saya. banyak yang berkata, "kamu itu munafik yaa" , "kamu itu bermuka dua yaa" dan segalanya yang berhubungan dengan bermuka majemuk (munafik). tapi saya jarang gubris komentar dari  mereka dengan nada yg serius. saya cuma sering bales dengan nada jokes atau semcam candaan anak muda.


     Tipikal saya yang lebih cenderung tak tenang dengan sesuatu yang sifatnya menggantung .akhirnya   sesekali disetiap ada kesempatan saya intropeksi diri . dari teman teman yang sering mengatakan munafik dan lain lain sabagainya. saya kembali mengoreksinya berulang ulang.
saya mencari dari berbagai sumber, dan tak jarang saya share ke yang lebih ahli dalam bidang tersebut. dan hasilnya pun positif. Syukur alhamdulillah saya tidak ada tanda tanda munafik dan apapun yang dikatakan teman saya. tapi itu masih bersifat temporer dan belum mutlak karena masih bisa dibilang subyektif atau juga campuran dari subyektif saya dengan beberapa sumber. menurut hadist dan yang berhasil saya kutip dari sumber di internet (   http://heru.wordpress.com/2006/06/30/3-ciri-orang-orang-munafik/ )
ciri ciri munafik adalah sebagai berikut :
1.    Bila berbicara selalu bohong.
Orang seperti ini tidak bisa dipercayai dalam setiap perkataan yang diucapkannya. Bisa jadi apa yang dibicarakan tidak sesuai dengan hatinya.
2.    Bila berjanji, tidak ditepati
Orang munafik sulit untuk dipercayai perkataan dan perbuatannya
3.    Bila diberi kepercayaan selalu berkhianat.


Orang munafik sulit diberikan kepercayaan. Setiap kali kepercayaan yang diberikan tidak dapat dia jaga dengan baik.,.
Hidup itu bercerita tentang  sandiwara selebriti didalamnya. Semuanya berlomba lomba untuk mendapatkan gelar yang baik dan image yang bagus dimata orang banyak. Itulah hidup. Bahkan kita sulit membedakan  mana yang sandiwara dan mana yang bukan sandiwara. Ckckck. Semuanya terjadi karena badsystem  didalamnya yang sudah mendarah daging . yang jujur akan terbinasakan dan yang tidak jujur adalah pemenangnya.
    


quote: 

"adakalanya topeng itu dibutuhkan untuk menghadapi setiap orang yang kita ajak untuk berinteraksi, karena kita tidak mungkin melakukan hal yang sama pada setiap orang :)”

Komentar

  1. Mosyooook~???

    haha iya dhir bener buat quotemu yang kadang harus pake topeng karena kta gabisa samain semua orang sesuka kita. okeh...

    hehe tulisanmu apik dhir.. keep blogging yah mengko tak woco

    BalasHapus
  2. haha. thnks a lot lang .
    okedeeh. bntr lagi aku update lagi. :P

    BalasHapus

Posting Komentar