Karena Kita Terbiasa Diberikan Contoh



Teori Darwin adalah teori yang terkenal dalam kehidupan manusia. Darwin berpendapat bahwa manusia berasal dari Kera. Jadi, nenek moyang manusia adalah kera yang saat ini peranakannya berevolusi menjadi manusia modern seperti sekarang ini.

Percaya atau tidak, secara tidak langsung kita sudah terkurung pada salah satu pattern yang beranggapan bahwa “manusia ya dari Kera” walaupun banyak yg beranggapan lain, ya tetap saja tidak jauh dari kebiasaan kita berfikir pada umumnya.

Yapp, manusia dari ‘Kera’. Kera yang dimaksud disni, saya mencoba berfiikir liar tentang hal lain. misalnya sebuah apel yang waktu itu jatuh, sehingga ditemukanlah gravitasi.

Percaya atau tidak, secara tidak langsung mungkin dahulu manusia hanya percaya bahwa gravitasi itu hanya berlaku untuk sebuah ‘apel’ dan tidak berlaku untuk buah lain atau benda lainnya. Yapp emang pandangan saya kali ini agak anonim, tapi saya coba berfikir lebih jauh kalau seandainya hal itu benar-benar terjadi pada manusia jaman dahulu waktu ditemukannya gravitasi karena jatuhnya buah apel tersebut. Dan akhirnya bisa jadi itu salah satu alasan mengapa kita selalu berfikir lurus-lurus saja atau pada pattern itu saja.


Wow. Dan sekarang, coba kamu bayangkan kalau manusia itu tidak hanya dari Kera.
Mungkin ga kira-kira manusia itu tidak sekedar dari Kera.?
Atau Mungkin ga manusia itu dari masing-masing endemik hewan atau manusia sejenis hewan atau hewan sejenis manusia yang lebih dahulu ada sebelum manusia?

Kali ini, kita coba berfikir tanpa box. Kalau orang lain bilang, “kita harus bisa berfikir out the box” . ini juga hanya berfikir ya seputar box itu. Ya palingan Cuma keluar sedikit dari box nya. Hehehe

Kita terbiasa diberikan contoh. Hal klasik yang selalu diceritakan dan dicontohkan oleh orang turun temurun salah satunya menggambar pemandangan hingga menggambar burungnya yang dari dahulu kala hingga saat ini ya tidak pernah berubah.

Mengutip kata panji, “kita kehilangan orang-orang yang berani dari nol dari pada melakukan pengulangan, yang bisa mencari jawaban daripada menghafal jawaban, yang berani ambil resiko bukan yang sekedar cari aman” Dan yang paling penting adalah, yang bisa berkarya.

Cobalah kembali pikirkan, kalau manusia itu tak sekedar dari Kera, sama halnya mungkin orang dulu menganggap cuma apel yang bisa berlaku untuk hukum gravitasi

Dan saat ini, bayangkan kalau orang dulu itu tidak berubah dan menganggap ya hanya apel yang bisa berpengaruh terhadap hukum gravitas. Maka saat ini orang akan dengan seenaknya buang apapun itu #hloh dan ilmu pengetahuan tidak akan berkembang hingga abad 25 sekalipun kata nobita.

Nah, sekarang dipikirkan kembali, mungkin ga Darwin waktu itu mengambil contoh Kera karena hanya hewan itu yang paling familiar disekitarnya saat itu? Menurut hemat saya, mungkin kalau Darwin terlahir di Negara arab, contoh yang akan diambil adalah ‘manusia itu dari onta’. Dan kembali lagi kita berfikir, itu bisa jadi. Kita coba tengok saudara kita yang diarab, miripkah mereka dengan onta? Dan coba kita tengok sodara kita yang di Negara/daerah lainnya, apakah mereka mirip dengan makhluk endemik Negara/daerah tersebut?

Coba kita pikirkan kembali dan jangan terjebak dengan contoh. Mari berfikir without box. hehe



Komentar