Kali ini aku memang tak menyangka, hal yang dahulunya tak pernah terbayangkan akan terjadi seperti ini.
ya. aku sepakat kalau manusia itu egois dan pemimpi! tapi aku tahu betul kenapa diriku selalu saja tidak buta aksara dalam memilih pilihan.
aku mulai bukan karena tulisan. tapi aku memulainya dari musik. aku menyukai lantunan musik dan menyukai syair yang dilantunkan oleh penyanyi.
tak terasa aku mengalirkan tangan ini secara perlahan tapi kian pasti, dan akhirnya aku memilih jatuh cinta pada tulisan.
dan taukah kau mengapa aku memilih tulisan? ada beberapa hal yang selalu kulontarkan kepada siapapun yang sempat bertanya padaku kenapa harus menulis. diantaranya:
1. Menulis itu tidak harus sempurna
Yaa, aku selalu berucap bak sesorang yang sedang naik pitam. entah kenapa nada ini yang paling tinggi selalu kuucapkan. aku selalu merasa tak perlu sempurna jika menulis, tapi karena menulis ku mencoba menyempurnakan mozaik-mozaik ku dari awal hingga kapan pun aku ingin berhenti.
2. Menulis itu tidak memaksaku
"kalau mau menulis, jangan memaksakan dirimu!" tindihku. iya, biarkan tulisan itu mengalir seperti darahmu yang mengalir dan seperti hidupmu yang mengalir dari merangkak hingga berlari.
3. Menulis itu menenangkan hati
Entah kenapa point ini yang selalu membuat diriku tidak menjadi diriku. ya, aku memang introved dan susah menerima sesuatu yang baru. tapi karena menulis, aku menjadi tahu kalau ternyata dunia itu tidak sesederhana apa yang kututupi
Ingat tiga point diatas tidak baku dan semuanya terjadi dengan rekayasaku. aku memilih tulisan karena aku ingin berucap diantara mereka yang sudah lama berucap didepanku

Komentar
Posting Komentar