Dekati DIA Dengan AIDAS (Metode AIDA/AIDA+S)



Kalau kamu mau mendekati dia, jangan pernah asal coba-coba!


Kamu perlu memiliki setidaknya ilmu dasar dalam pendekatan. Atau istilahnya dalam pacaran itu ialah PDKT. karena kalau kamu sudah terlanjur mendekatinya dengan cara yang kudate (Kurang Update), dijamin akan teringat olehnya, dan kalau kamu ulangi kembali, dijamin bakal ditolak. haha


Layaknya PDKT dalam pacaran, kamu juga harus punya ilmu untuk PDKT dengan prospekanmu (istilah calon konsumen) dalam bisnis yang kamu jalani. 


Coba baca tulisan ini hingga usai dan lakuin yang menurut kamu pas dengan dirimu. inget, teori PDKT menurut saya itu sama saja. bisa dilakukan untuk doi, sahabat, partner bisnis hingga konsumen bisnis.


Dekati DIA dengan AIDAS

Saya coba uraikan pengalaman selama hampir setahun belakangan ini tentang fungsi Social media officer, Internet marketer, Reasercher market hingga Customer service. Walaupun saya sebenarnya belum pernah berada diposisi itu satu persatu dan betul-betul menjadi specialist, tapi disini saya mencoba menjabarkan apa yang saya amati, praktikkan dan eksekusi. baik itu yang dilakukan oleh saya sendiri atau rekan kerja saya. 


Dalam pendekatan praktis khususnya untuk bisnis to consumen yang saya alami hampir satu tahun ini, sangat menentukan tingkat kualitas kedekatan tim marketing kepada konsumen terhadap kuantitas dan kualitas yang didapatkan. 


Untuk mendapatkan kuantitas dan kualitas yang sesuai tidak semudah mendekati pacaran umur monyet. hehe perlu konsekuensi ilmu yaitu metode AIDA. tapi selama ini beberapa perusahaan terinovatif selalu bisa merevolusi perusahaan dan kepuasan konsumennya karena juga menggunakan metode islam "hari ini harus lebih baik dari hari kemarin", kalau kata Ilmuwan Jepang, "KAIZEN.


Tapi kali ini saya akan membahas metode AIDA dan revolusinya menjadi AIDAS


Awalnya  AIDA dikembangkan oleh Strong (1925). Model AIDA didesain untuk merepresentasikan tahap salesperson dalam mengambil prospek dalam proses personal selling. Model ini menunjukkan prospek melewati tahap attention, interest, desire, dan action secara berturut-turut.



Seiring perkembangan zaman,  selayaknya PDKT dengan doi pun semakin berubah. Dahulu kala mendekati doi itu hanya dengan mendekati orang tua nya saja, wanitanya pun bisa dijamin luluh. Nah, zaman ini sangat beda, perlu ada kepuasan dalam PDKT yang betul-betul mengikat (enggangment) wanita tersebut. 


Seperti mendekati wanita, begitu juga dengan mendekati konsumen. agar produk kamu betul-betul diingat, kamu perlu mencoba banyak hal, baik untuk inovasi product, maupun inovasi pemasaran/marketing nya. kamu pasti masih ingat bagaimana kejayaan merk HP Nok** dan minuman kemasan Aq**. Dijamannya, HP yang sangat fenomenal adalah merk tersebut yang hampir semua orang gunakan.  begitupun dengan minuman kemasan tersebut yang hampir semua orang minum.


Lantas apa yang membuatnya berbeda? 



seperti yang saya jelaskan sebelumnya. KAIZEN! baik itu inovasi product hingga pemasarannya sangat penting agar tetap bertahan didunia yang terus berputar ini. 


dan kali ini, metode AIDA pun juga harus diubah yang dulu pernah eksis pada tahun 1925. dengan 
menambahkan Satisfaction atau kepuasan. 


dan beginilah sekilas alurnya AIDAS yang perlu kamu ketahui:

1. Atention: Berikan perhatian awal kamu bertemu dengan konsumen. selayaknya kamu bertemu dengan doi. berikan kesan pertama hinga ia bisa jatuh hati pada pandangan pertama

2. Interest: Kalau kamu berhasil memberikan kesan pertama yang baik, kamu coba berikan ketertarikan terhadap kamu. seperti apa yang membedakan kamu dengan laki-laki idaman wanita lainnya? begitupun dengan bisnis kamu. apa yang membuatnya berbeda? 
Tunjukkan dengan bahasa yang menggoda, lugas, menyampaikan satu pesan dan konsisten!

3. Desire: Berikan dia kesempatan untuk mengeluarkan hasratnya dan mengungkapkan reaksi nya terhadap ketertarikan yang kamu berikan kepadanya. disini sebenarnya adalah tahap pembuktian, kamu itu betul-betul LAKU atau tida. seperti pun dengan bisnis yang kamu tawarkan kepada konsumen

4. Action: Ketika dia sudah mulai bereaksi tanda sinyal positif. berikanlah cinta terhadapnya. dengan memberikan apa yang dia butuhkan sebagaimana product atau jasa bisnis yang kamu tawarkan. usahakan dia ga kecewa dan sesuai dengan espektasinya

5. Satisfaction: KONSISTEN! ketika kamu sudah mulai sayang sama dia, pasti kamu pernah merasakan bosan ataupun perasaan lainnya. karena itu kamu harus konsisten. berikan terus inovasi agar dia tetap puas. begitupun dengan bisnis. jangan sampai kamu lupakan pelanggan PERTAMA kamu. karena dialah yang paling pertama menganggap bisnismu itu LAYAK. senantiasalah berikan promo ataupun inovasi terbaru untuk dia. 


Ingat, lakuin ini secara terus menerus! TEKUN+NIAT+FOKUS = SUKSES
itu rumus sederhana kalau kamu sudah bisa amalin metode AIDAS baik untuk PDKT doi hingga konsumen bisnis kamu. 



Komentar