Berserikat kembali bersama teman semasa bangku sekolah dasar. Ceritanya sama,
pasti mengenang!
Ada hal yang perlu Anda ketahui, keberserikatan ini punya arti yang berbeda sesuai apa
yang Anda fikirkan diotak dan niatkan dihati.
Moment ini juga yg menjadi tolak ukur seberapa kuat ingatan Anda dan seberapa berada
kita dikala itu. Haha contoh sederhananya tentang hukuman dipukul oleh guru Anda pakai penggaris kelas, dicubit dadanya, dicoret wajahnya karena tidak bisa menjawab pertanyaan peribahasa, dijemur diterik matahari lapangan sekolah karena terlambat atau mengejek guru dan banyak lagi.
Mungkin kalau saja HAM dan undang-undang perlindungan anak sudah ada dan diberlakukan, guru itu sudah terlaporkan. Haha
Mungkin ada banyak lagi cerita yang tergantung Anda masih mengingatnya dan tergantung kebera-daan Anda kala itu.
Tapi, sebenarnya ada pertanyaan yang menarik disontakkan Bapak salah satu teman saya direuni kemarin kepada dirinya sebelum berangkat ke TKP. “Mau kemana?”, Ungkap Ayahnya “Mau reuni SD” Ungkap teman saya “untuk apa reuni SD sekarang? nanti saja lagi, beberapa tahun lagi” tutup ayahnya
Lantas pertanyaan besar yang ada dipikiran saya, apa sih manfaatnya reuni?
Setelah, saya menyimak hasil tulisan dalam laman web kompasiana.com, sedikit mulai
tercerahkan dengan tulisan dari Syarif yunus yang
mengungkapkan bahwa reuni itu adalah Daku Keket (Datang-Kumpul-Kenang-Ketawa)
Cukup realitas, tapi masih belum menjawab pertanyaan saya secara sekilas. Tapi dipenghu-jung tulisannya, diapun berkata tentang HOMO HOMINI SOCIUS, manusia adalah kawan
bagi sesama.
Point yang ingin saya sampaika bahwa reuni itu bukan sekedar datang-kumpul-kenang-ketawa saja. Saya melihat ada rasa menerima dari keegoisan yang Anda miliki. Percaya,
reuni akan menjadikan Anda lebih baik karena tahu apa, mengapa, siapa Anda sebelum
hari ini
Sumber:
http://www.kompasiana.com/syarif1970/manfaat-reuni-buat-kamu-datang-kumpul-kenang-ketawa-daku-keket-aja_55e25dc3779373551b10ba4b

Komentar
Posting Komentar